-= reynaldi.or.id = -
Mari dukung Fatwa MUI
Saya sering menganggap MUI sebagai lembaga yang ngawur, salah satu nya saat Ahmad Dhani (Dewa) minta dukungan MUI untuk logo yang album Dewa yang bikin heboh. Tapi saat MUI mengumumkan 11 Fatwa nya tanggal 28 Juli kemarin, saya dukung 100%. Kenapa ? Karena, kalau kita memang seorang Muslim, kita bisa melihat apakah Fatwa itu benar atau tidak. Saya lihat, tidak ada sesuatu yang baru, bahkan apabila ada masalah Ahmadiyah, saya rasa itu bagus. Dengan demikian seluruh Muslim di Indonesia dapat yakin bahwa Ahmadiyah adalah ajaran terlarang.
Tapi apabila ada lembaga “sekualitas” Komnas HAM menolak Fatwa tersebut, lebih baik kita lihat lagi latar belakang dari Komnas HAM. Siapa saja mereka ? Apakah mereka muslim ? Apabila muslim, bagaimana akhlak nya ? Apa saja yang sudah mereka kerjakan ?
Update Ternyata JIL juga mengatakan Fatwa MUI itu tolol !! Subhanallah ! Semoga Allah memberi dukungan bagi kita semua dalam menegakkan kebenaran dan memberantas kemunafikan di muka bumi ini.
Pusing-pusing dengan penolakan Komnas HAM terhadap Fatwa MUI, lebih baik dibaca lagi isi dari Fatwa tersebut. Masak orang mau ngajak ke jalan yang lurus malah dilarang. Komnas HAM yang aneh..
1. MUI mengharamkan pelanggaran hak atas kekayaan intelektual termasuk hak cipta.
2. MUI mengharamkan perdukunan dan peramalan termasuk publikasi hal tersebut di media.
3. MUI mengharamkan doa bersama antaragama, kecuali doa menurut keyakinan atau ajaran agama masing-masing, dan
mengamini pemimpin doa yang berasal dari agama Islam. Fatwa ini dikeluarkan karena doa bersama antaragama
dianggap sebagai sesuatu yang bid’ah atau tidak diajarkan dalam syariah agama Islam.
4. MUI mengharamkan kawin beda agama kecuali tidak ada lagi muslim atau muslimah untuk dinikahi.
5. MUI mengharamkan warisan beda agama kecuali dengan wasiat dan hibah.
6. MUI mengeluarkan kriteria maslahat atau kebaikan bagi orang banyak.
7. MUI mengharamkan pluralisme (pandangan yang menganggap semua agama sama), sekularisme dan liberalisme.
8. MUI memfatwakan, hak milik pribadi wajib dilindungi oleh negara dan tidak ada hak bagi negara merampas bahkan memperkecilnya, namun jika berbenturan dengan kepentingan umum yang didahulukan adalah kepentingan umum.
Pemerintah dapat mencabut hak pribadi untuk kepentingan umum jika dilakukan dengan cara musyawarah dan tanpa paksaan serta harus menyediakan ganti rugi dan tidak untuk kepentingan komersial.
9. MUI mengharamkan perempuan menjadi imam salat selama ada pria yang telah akil baliq. Perempuan mubah jika
menjadi imam salat bagi sesama perempuan.
10. MUI mengharamkan aliran Ahmadiyah.
11. MUI memperbolehkan hukuman mati untuk tindak pidana berat.
| Print article | This entry was posted by Arie Reynaldi Z on 1/Aug/2005 at 4:35 pm, and is filed under General, Personal. Follow any responses to this post through RSS 2.0. You can leave a response or trackback from your own site. |






about 5 years ago
MUI oh MUI.
Ada yang bikin saya bingung dengan MUI.
Kenapa kalau hal2 syirik yang berkaitan dgn kebudayaan tidak pernah dilarang? sekaten, 1 suro,grebeg, seblang, dsb
coba baca ini kalau ga prihatin:
http://www.liputan6.com/fullnews/96011.html
“Malam pun menjemput. Sejumlah santri cilik berkeliling kampung membacakan salawat sebagai tanda ritual Seblang akan dimulai. Sesajen ditata di altar sanggar pamujan (pemujaan) yang digunakan sebagai tempat pusat upacara.”
atau
http://www.liputan6.com/fullnews/94169.html
“Perayaan Idul Adha di beberapa daerah yang bersejarah dimeriahkan dengan ritual mistis. Di Demak, Jawa Tengah, yang dikenal sebagai Kota Walisongo, perayaan dimeriahkan dengan Grebek Besar Demak. Puncak acara ditandai dengan penyucian beberapa pusaka peninggalan Sunan Kalijaga yang sudah berumur 1.500 tahun di Pemakaman Kadilangu.”
itu namanya bodoh atau apa?
about 5 years ago
bentuk dukungannya enaknya kaya’ apa yah…
Enaknya gini, buat posting dukungan berbentuk kata-kata dukungan ke MUI. Setiap yang ngerasa mendukung —dan tidak takut dibilang SARA— boleh copy-paste bentuk dukungan tersebut, gimana?
Nah, kamu yang buat kalimatnya. ya ya ya??
about 5 years ago
iya iya… nanti tak pasang di blogku deh… imponk udah buat blom?
about 5 years ago
yang berhak bilang ini haram itu haram sapa seh? ini agama islam apa agama MUI?
about 5 years ago
#3 afaik yang bilang haram dari fatwa MUI sekumpulan ulama yang bermusyawarah yakni berdasarkan hujjah dari AlQur’an dan Sunnah jadi elo juga nda kalo kapabel dan dengan hujjah yang dua tadi yah bisa aja ngasih fatwa minimal buat elo sendiri. Ulama = pewaris nabi = penerus ajaran2 nabi = tentu rujukannya tidak bertentangan dengan yang diajarkan nabi.
about 5 years ago
Kalo gue, common sense aja. Yang di haramkan oleh Fatwa MUI itu udah dijabarin dalam alquran dan hadist, dan dari pendidikan agama kita sejak kecil juga udah tau semua yang ditulis MUI bukan barang baru. Yang baru dan masih diperdebatkan itu pandangan Liberal – Sekularisme dan Ahmadiyah. Ya, menurut saya silahkan diperdebatkan.
Malah gue bingung, kok gak ada pakaian terlalu sexy, acara2 publik yang pakai dancer sexy, acara2 TV yang exploitasi penyanyi dan penari sexy, gak ikut dimasukin ya ? Apa MUI takut ? Inget.. CIKEN GO TO HELL…
about 5 years ago
Ini sudah dibahas di blog gw…mayan rame juga diskusinya..:D
Sedang gw tata ulang tentang dalil2 ‘pendukung’ berikut story…mungkin nanti gw muat, kalo sudah ada waktu yg cukup buat mbenahi…maklum,masih acak kadut…
Silakan lihat di blog gw jika ingin ikut diskusi..
http://tausyiah275.blogspot.com/2005/07/tanggapanku-ttg-11-fatwa-mui.html
about 5 years ago
Itu kutipan yang saya baca dari Situs resminya GusDur, dan masih banyak komentar2 yang lainnya di situs tersebut.
Dan mungkin ini juga perlu di baca, yaitu postingan temanblogger yang kebetulan menganut paham ahmadiyah.
No Offense.
about 5 years ago
saya mendukung penuh MUI , jelas,
Buat Pak Enda : yg mengharamkan itu ada 3 : Al Qur`an , Al Hadith , dan Fatwa Ulama
sedang ulama itu ya MUI kalau di Indonesia.
about 5 years ago
untung nge JUNK tidak diharamkan…
about 4 years ago
fatwa MUI smuanya saya setuju tapi mengenai doa bersama menurut saya nech yaaaaa doa bersama antar beragama emang ga boleh begitu jg doa bersama2 (walaupun sesama umat islam) apalagi pake amiin kenceng2 kl mau berdoa sendiri2 aj dan tdk perlu kenceng2 bacaanya soalnya Allah swt kan Maha mendengar n otomatis ngga tuli. truz dzikir akbar tuh menurut saya jg g boleh termasuk Bid’ah
about 4 years ago
Ass. Wr. Wb
Fatma MUI tersebut Bagus dan mengajak kita semakin mendekatkan diri ke Agama kecuali khusus mengenai pengharaman Ahmadiyah, saya sangat tidak setuju karena itu tidak lebih seperti usaha mengunggulkan golongannya. Hal ini banyak kita temui kok. Lihatlah Ulama2 Syiah yang mengharamkan Sunni padahal Ulama2 sunni juga mengharamkan Syiah. Lalu ulama2 yang mengklaim Ahli sunnah waljamaah (Aswaja) mengatakan sesat pada wahabi padahal Ulama2 wahabi menganggap Aswaja salah. Ulama2 LDII menganggap yang lainnya kafir, padahal ulama2 yang lain menganggap LDII sesat.
Sesungguhnya semuanya berhukum pada Al-qur’an dan Al Hadist, hanya berbeda penafsiran dan memang firman Allah swt itu penuh dengan bahasa kias dan hanya orang2 yang sucilah yang bisa menyentuhnya (tahu maksudnya).
Arti Fatwa itu adalah saran. Untuk itu tidak 100% harus kita ikuti, namanya juga saran. Kalau menurut MUI Ahmadiyah sesat, memangnya dimana kesesatannya, jangan sampai kita ikut-ikutan mode saja yaitu karena semua ramai2 menghujat Ahmadiyah, kita ikut2an (padahal informasi tentang Ahmadiyah ini hanya “katanya”) agar tidak ketinggalan.
Wass. W. W.
Eko
about 3 years ago
Sbagai umat muslim ya syukurlah kalo ada yang ngasih fatwa mungkin saran lebih tepai kliye, tapi fatwa jangan bikin orang jadi anarkis dunk, bukankan ulama tu orang yang pnya ilmu, pake otak dunk jngan pake nafsu, liat sesudah fatwa dikeluarin palagi yang ada kaitannya dengan plurarism,liberalism en ahmadiyah, eh bukannya nyatuin umat dan terjalin ukhuwah islamiyah, malah dimanfaatin sama yang suka anarkis buat nyerang sana sini, konyol banget dah tau hasilnya bakal terjadi gitu eh malah bersikeras, kyknya keanggotaan MUI hrs pake PEMILU kaliye, buktinya bnyk unsur ulama yang juga lebih mumpuni ilmunya menentang fatwa itu sendiri.
MUI tu apa sich perangkat pemerintah juga bukan tu sama aja dengan organisasi laen masih mending organisasi laen pny akar rumput yang jelas anggotanya, MUI ngantornya aja nempel di Desa/Kelurahan sampe pusat,
ah gw bingung ttg MUI
btw ttg MUI lbh jelas.. donk
about 2 years ago
fatwa MUI pada umumnya belum memberikan pedoman bagi umat untuk memilih suatu pengamalan dan tidak up to date.Mbok yao Fatwa MUI jombang diangkat ke tingkat nasional,kasihan warga yang beribadah tidak ada dasarnya/syirik/ khurofat dan tahayul kan akan ditolak oleh Alloh amalannya.Man ‘amila ‘amalan laisa ‘alaihi (Q dan H)fahuwa rodun.(al hadits)
about 2 years ago
saya dukung MUI krn kewajiban sbg ULAMA. Buat komentar diata: 1. SAYA kalau yang ydah JELAS ngapain di FATWA ngerti agama nggak. 2. Buat ZIRU Ahmadiyah itu nggak keluar dari ISLAM krn Ahmdiyah bukan ISLAM