Masker Masker, menurut saya menjadi salah satu accessories wajib untuk keamanan paru-paru anda bila berniat bike2work. Kenapa ? Debu sama asap coii.. gila apa lu nyedot langsung. Mana kalo lagi ngegenjot, kita bakal narik napas lebih banyak ketimbang orang yang naik motor. Apalagi kalo mau ngebut nyusul kendaraan. Kebayang nggak kalo pas ditanjakan, terus depan kita bajaj / motor 2 tak ato metromini / kopaja yang asap knalpotnya bujubuneng ?? Mau tahan napas ? Ya gak nanjak man.. hahahaha.. *ngomong sambil ngos2an.. :D *

Ada beberapa masker yang bisa digunakan (ambil tulisan ini dari milis bike2work dan pengalaman pribadi)

  1. Sapu tangan / scarf. Ini sangat tidak effektif. Debu, bau, asap knalpot dijamin masuk semua ke paru2. Keuntungan: mudah, murah, gak ribet.
  2. Masker ‘Mask’ yang dipakai polisi. Ini cukup mudah dipakai, dan kadang ada type yang mengandung karbon di bagian penutup nya, tujuannya agar dapat menahan partikel yang lebih kecil. Pros: Mudah dipakai. Cons: gelagapan waktu mau ngebut, karena tertutup dan nafas kita
  3. Masker industri, biasanya disebut masker babi. Masker ini ada 2 macam, yang 1 filter dan 2 filter. Type filternya juga ada 2 macam, type dust dan type gas. Yang dust labelnya kuning, yang gas labelnya biru tua. Ada lubang udara keluar – masuk yang berbeda. Pros: Bagus banget buat nahan debu dan gas (kalau pakai filter yang gas). Cons: rada berat. Saya rekomendasi gunakan masker ini, dan pakai yang 2 filter, karena nafas kita lebih nyaman. Harga sekitar 43rb untuk model 1 filter, dan 49rb untuk 2 filter. Harga filternya sendiri Rp. 5000.

Sebenernya, masalah utama pakai masker adalah nafas sering terganggu apalagi kalau mau ngebut yang butuh oxygen lebih banyak. Walaupun pakai yang 2 filter, masih saja nafas kita agak susah. Karena, walaupun ada lubang masuk dan keluar udara, sepertinya udara yang kita keluarkan tidak semuanya keluar, masih ada sebagian di dalam masker, jadi waktu kita tarik nafas, sepertinya CO2 hasil buangan sebelumnya masuk lagi. Makanya, saat lalu-lintas gak padat, beberapa kali saya lepas masker sedikit agar sirkulasi udara dalam masker jadi baik dan nafas saya jadi enak.

Yah.. walaupun kurang nyaman, jauh lebih baik daripada gak pakai masker sama sekali kan ? :-)